Kesultanan Kutai Kertanegara Tidak Pernah Memberi Penghargaan di Luar Keraton

Kesultanan Kutai Kertanegara Tidak Pernah Memberi Penghargaan di Luar Keraton
March 17 01:32 2016 Print This Article

MAHARAJA MULAWARMAN saat ini tidak dikenal di tanah Kutai. Memang di abad ke 4 ada Raja Mulawaran di Kerajaan Kutai Martadipura yang menghadiahkan 20 ribu ekor sapi kepada kaum brahmana.

Namun kerajaan ini pada abad ke 17 sudah ditaklukan oleh Kesultanan Kutai Kertanegara dan disatukan sehingga menjadi Kesultanaan Kutai Kertnegara Ing Martadipura, sampai saat ini, dengan Sultan yang bertahta Haji Adji Muchammad Saalehuddin II, yang merupakan Sultan Kutai Kertanegara Ing Martadipura ke XX.

Dengan demikian, sebenarnya tidak dikenal adanya keraton atau kerajaan lain di tanah Kutai selain Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura yang Keraton dan Sultannya ada di Tenggrong. Dengan wilayah adatnya terdapat di 8 kabupaten/Kota, yaitu kota Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kabupaten Kutai Timur, Kabupten Kutai Kartanegaraan, Kabupeten Kutai Barat, kabupaten Mahulu, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sesuai adatnya Kesultanan Kutai tidak pernah memberi Anugrah gelar di luar Istana. Pemberian anugrah atau gelar harus dalam suatu upacara yang di sebut ERAU di dalam. Istana.

Demikian pula pihak kesultanan Kutai tidak pernah menunjuk atau meengangkat bangsawan lain menjadi utusan ataupun perwakilannya di luar wilayah adatnya. Demikian bantahan pihak kami atas pengangkatan Raja Nusantara di Cirebon. (DR Haji Adji Pangeran Harry Gondo Perawiro, Menteri Sekretaris Keraton Kutai Kertanegara Ing Martadipura).
_________

WARISAN BUDAYA NUSANTARA ~ Jika ada kegiatan, peristiwa, dan artikel seputar budaya nusantara (terkait dengan kerajaan, kesultanan, kedaton, kisah legenda, atau heritage warisan budaya) yang ingin dipublikasikan di media ini, kirim saja ke redaksi kami, via Email : hallowredaksi@gmail.com, atau wa : 081915557788, terima kasih ~ Rajasultan.com

  Article "tagged" as:
  Categories: