Penampakan Pangeran Diponegoro Merupakan Isyarat agar Kita Menghormati Para Leluhur

Penampakan Pangeran Diponegoro Merupakan Isyarat agar Kita Menghormati Para Leluhur
February 04 09:56 2017 Print This Article

Ini adalah isyarat bagi kami untuk menghormati para leluhur.

Rajasultan.com, Jakarta – Penampakan pahlawan nasional Pangeran Diponegoro kepada dua keturunan raja sultan nusantara, yaitu Prof. Muhammad Asdar (Raja Bontoa Maros) dan Sultan Bangsa (salah satu Raja Bengkulu) bikin heboh.

Media sosial Chirpstory.com pun, menempatkan tulisan mengenai penampakan Pangeran Diponegoro di kompleks Benteng Rotterdam, Makassar itu sempat masuk ke dalam kategori “Must Read” dan “Top Stories”.

BACA JUGA :

Citra Pangeran Diponegoro Menampakkan Diri kepada Para Keturunan Raja di Makassar

Sultan Bangsa SH yang ikut secara langsung melihat dan mengalami peristiwa ini bersama-sama dengan Ketua Ikatan Cendekiawan Kraton Nusantara (ICKN) Prof. Asdar, menyikapinya secara positif dan bijaksana.

“Memang ini adalah peristiwa yang istimewa bagi kami. Kami menyikapinya secara positif saja. Ini adalah isyarat bagi kami untuk menghormati para leluhur,” kata Sultan Bangsa SH kepada Rajasultan.com di Jakarta, Sabtu (4/2/2017).

Sultan Bangsa yang berasal dari kesultanan Kabupaten Muko-Muko Bengkulu itu merasa bersyukur bahwa dirinya berkesempatan untuk mengalami kejadian ini.

“Saya memang sangat menghomati Pangeran Diponegoro, beliau adalah pahlawan nasional yang dedikasinya terhadap NKRI sudah sangat teruji,” kata Sultan.

Cerita soal Pangeran Diponegoro sudah tidak asing bagi dirinya, karena salah satu prajuritnya yang terkenal yaitu Sentot Alibasa wafat dan di lmakamkan di kampung Bajak Kota Bengulu.

Mestinya para pemimpin bangsa ini juga meneladani kepahlawanan Pangeran Diponegoro yang melawan penjajahan dan kebathilan yang merugikan rakyatnya.

Sultan kemudian juga kronologis peristiwa yang dialaminya bersama Prof. Asdar yang juga Ketua Majelis Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (tim)