Raja Sultan Nusantara dan Akademisi Proklamasikan Kedaulatan Migas

Raja Sultan Nusantara dan Akademisi Proklamasikan Kedaulatan Migas
April 15 04:36 2016 Print This Article

UU Migas harus sesuai dengan amanat UUD 1945.

Rajasultan.com, Jakarta – Sejumlah aktivis dan raja-raja sultan nusantara melakukan proklamasi kedaulatan migas Indonesia. Hal itu dilakukan dalam rangka menggalang dukungan bagi terwujudnya gerakan penolakan terhadap pengelolaan migas nasional oleh pihak asing.

Pimpinan Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra) Sri Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin mengatakan bahwa kemerdekaan bangsa indonesia dapat dibuktikan dengan terwujudnya kedaulatan migas Indonesia. Karena itu, ia meminta supaya masyarakat Indonesia dapat menggalang dukungan dan menyatukan visi untuk merebut kembali pengelolaan aset nasional dari intervensi perusahaan-perusahaan asing.

“Mari kita bangkit kembali. Karena setiap intervensi akan merusak dan tidak menguntungkan. Wahai para sultan, wahai rakyat indonesia. Apabila engkau memiliki bunga cempaka, berikanlah untuk Indonesia. Apabila engkau memiliki bunga mawar, berikanlah bagi Indonesia. Untuk disumbangkan bagi perjuangan kedaulatan bangsa Indonesia,” ujar Sultan di panggung proklamasi kedaulatan migas Indonesia di area tugu proklamasi, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Selain Sultan, sejumlah para peserta acara dari berbagai kalangan turut menyumbangkan orasi politiknya. Mereka diantaranya, Prof. DR Juajir Sumardi (Ketua Pusat Studi Hukum Ekonomi dan Pembangunan Fakultas Hukum Unhas Makasar), Prof. Muhamad Asdar (Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Keraton Nusantara) serta sejumlah aktifis buruh, ormas dan mahasiswa.

Dalam orasinya Prof. Juajir menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ke depan, rumusan UU Migas akan dibahas di badan legislasi DPR. Ia berharap UU Migas tersebut steril dari pandangan-pandangan yang menelikung kepentingan nasional.

Karena itu, lanjut Juajir, pihaknya akan segera mendatangi Istana Presiden dan kantor DPR. Ia menyatakan akan mengajukan rumusan Undang-Undang migas hasil rumusan pihaknya yang dinilainya mengakomodir prinsip-prinsip kedaulatan

“Kita akan ke DPR. Kita akan temui presiden dan kita akan serahkan UU Migas yang kita rumuskan. UU Migas yang sesuai dengan semangat kedaulatan Migas Indonesia,” ungkapnya.

Selanjutnya, Prof. Moh. Asdar menekankan pentingnya UU Migas yang sesuai dengan amanat UUD 1945. Menurutnya, pokok inti dalam UUD 1945 menitikberatkan bahwa Bumi, Air dan Udara serta kekayaan alam yang terkandung didalamnya harus dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Bahwa sumberdaya minyak dan gas bumi yang terdapat di wilayah pertambangan Indonesia adalah kekayaan alam yang sangat strategis dan pengelolaannya menguasai hajat hidup orang banyak serta berpengaruh bagi ketahanan nasional negara Republik Indonesia,” paparnya. (sip)

  Article "tagged" as:
  Categories: